HASIBUAN, AMMAR SULAIMAN (2025) ANALISIS SISTEM ANTRIAN KAPAL DAN BERTH OCCUPANCY RATIO DALAM PENINGKATAN EFEKTIFITAS FASILITAS DERMAGA TERMINAL PETIKEMAS (STUDI KASUS: PT BELAWAN NEW CONTAINER TERMINAL) (TA.15.25.016). Sarjana thesis, Universitas Logistik dan Bisnis Internasional.
Full text not available from this repository.Abstract
Pelabuhan merupakan elemen vital dalam rantai logistik, terutama dalam perdagangan internasional. PT Belawan New Container Terminal (BNCT) memiliki peran penting dalam menangani aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Belawan. Namun, tingginya tingkat okupansi dermaga yang tercermin dari nilai Berth Occupancy Ratio (BOR) di atas standar yang direkomendasikan oleh United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD) mengindikasikan adanya masalah antrian kapal yang dapat menghambat efisiensi operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem antrian kapal dan nilai BOR guna meningkatkan efektivitas fasilitas dermaga. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan teori antrian, menggunakan model Single Channel Multi Phase (M/M/S) untuk menganalisis pola kedatangan dan waktu pelayanan kapal. Data yang digunakan mencakup waktu tunggu kapal, waktu pelayanan, serta tingkat utilisasi dermaga. Uji distribusi Poisson dan Eksponensial digunakan untuk menguji pola kedatangan dan pelayanan kapal di BNCT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan jumlah tambatan dari 2 menjadi 3 dapat secara signifikan mengurangi waktu tunggu kapal dari rata-rata 65,76 jam menjadi 40,32 jam. Dengan adanya tambahan tambatan ini, BOR dapat ditekan hingga 54,6%, yang lebih ideal untuk menjaga efisiensi operasional. Dengan berkurangnya antrian kapal dan meningkatnya efisiensi pelayanan, BNCT dapat meningkatkan kapasitas layanan hingga 20%. Untuk mencapai hal tersebut penelitian merekomendasikan dua solusi utama, yaitu bekerja sama dengan PT PMT dalam penyediaan tambahan tambatan atau membangun dermaga baru dengan menambah satu tambatan menjadi tiga. Kedua alternatif ini dianalisis dengan mempertimbangkan biaya investasi, biaya operasional, serta dampak finansial terhadap efisiensi bongkar muat di BNCT. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi manajemen BNCT dalam mengembangkan strategi optimasi fasilitas pelabuhan, serta bagi penelitian akademik dalam kajian efisiensi operasional pelabuhan peti kemas. Kata Kunci: Sistem Antrian, Berth Occupancy Ratio
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management |
| Divisions: | School of Logistics and Transport > Manajemen Logistik S1 |
| Depositing User: | Naila Adinda Rahmanisa |
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 07:05 |
| Last Modified: | 22 Jun 2026 07:05 |
| URI: | http://eprints.ulbi.ac.id/id/eprint/3201 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
