ANALISIS BEBAN KERJA BERDASARKAN METODE WORKLOAD ANALYSIS (WLA) DI DIVISI PACKING PT SINAR TERANG LOGAMJAYA PLANT 3

PUTRI, NIKITA (2025) ANALISIS BEBAN KERJA BERDASARKAN METODE WORKLOAD ANALYSIS (WLA) DI DIVISI PACKING PT SINAR TERANG LOGAMJAYA PLANT 3. Diploma thesis, UNIVERSITAS LOGISTIK DAN BISNIS INTERNASIONAL.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Putri, Nikita. 2025. Analisis Beban Kerja Berdasarkan Metode Workload Analysis (WLA) Di Divisi Packing Pt Sinar Terang Logamjaya Plant 3. Tugas Akhir, Program Studi DIII Administrasi Logistik Universitas Logistik dan Bisnis Internasional. Pembimbing Utama: Gayuh Minang Lati, ST., MBA. Pembimbing Pendamping: Hilman Setiadi, S.Pd., SE.,MT. Kata Kunci: Workload Analysis, Work Sampling, Beban Kerja PT Stallion merupakan perusahaan manufaktur komponen logam di Cimahi yang melayani industri otomotif nasional melalui skema Business to Business (B2B), dengan klien utama seperti PT Astra Honda Motor dan PT Hitachi. Meskipun memiliki sistem produksi terintegrasi, aktivitas pengemasan sering mengalami keterlambatan dan tidak terselesaikan dalam satu hari kerja. Selama periode Februari hingga April 2025, dari total produksi sebesar 336.354 pcs, hanya 284.137 pcs atau 84,48% yang berhasil dikemas. Ketidakseimbangan ini mengindikasikan adanya beban kerja yang melebihi kapasitas waktu kerja yang tersedia, sehingga perlu dilakukan evaluasi agar tidak mengganggu distribusi produk ke pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja pada bagian Packing di PT Stallion dengan menggunakan metode Work Load Analyis (WLA). Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara, serta dilakukan penghitungan waktu kerja standar, rating factor, dan allowance untuk menentukan total beban kerja. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa produktivitas karyawan A dan B masing-masing sebesar 91,6% dan 90,2%, namun beban kerja yang ditanggung mencapai 156,5% dan 142,5%, yang secara signifikan melebihi batas optimal sebesar 100%. Total beban kerja sebesar 299% jika dibagi hanya kepada dua orang menghasilkan rata-rata 149,5% per orang, menunjukkan adanya kelebihan beban yang berdampak pada efisiensi dan kualitas kerja. Hasil analisis menunjukkan bahwa total beban kerja sebesar 299% yang ditanggung oleh dua karyawan menghasilkan rata-rata beban kerja 149,5% per orang, melebihi batas normal 100%. Kondisi ini menunjukkan adanya beban kerja berlebih yang berisiko menurunkan efisiensi dan kualitas kerja. Untuk menanggulangi hal tersebut, dilakukan simulasi penambahan tenaga kerja. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa apabila beban kerja dibagi kepada 3 orang karyawan, maka masing-masing hanya menanggung 99,6% beban kerja, yang berada dalam batas wajar. Dengan demikian, penambahan satu orang karyawan pada bagian Packing menjadi solusi yang tepat untuk menyeimbangkan beban kerja dan menjaga kelancaran proses distribusi. vii Universitas Logistik dan Bisnis Internasional ABSTRACT Putri, Nikita. 2025. Workload Analysis Using the Workload Analysis (WLA) Method in the Packing Division of PT Sinar Terang Logamjaya Plant 3. Final Project, Diploma in Logistics Administration, Universitas Logistik dan Bisnis Internasional. Main Advisor: Gayuh Minang Lati, ST., MBA. Co-Advisor: Hilman Setiadi, S.Pd., SE.,MT. Kata Kunci: Workload Analysis, Work Sampling, Workload PT Stallion is a metal component manufacturing company located in Cimahi that serves the national automotive industry through a Business-to-Business (B2B) scheme, with major clients such as PT Astra Honda Motor and PT Hitachi. Despite its integrated production system, the packaging process often experiences delays and is not completed within a single working day. During the period from February to April 2025, out of a total production of 336,354 pieces, only 284,137 pieces or 84.48% were successfully packed. This imbalance indicates that the workload exceeds the available working time capacity, thus requiring evaluation to prevent disruption to product distribution. This study aims to analyze the workload in the Packing division at PT Stallion using the Work Load Analysis (WLA) method. Data were collected through direct observation and interviews, followed by the calculation of standard working time, rating factor, and allowances to determine the total workload. Observations showed that employee A and B had productivity rates of 91.6% and 90.2% respectively, while the workloads they bore reached 156,5% and 142,5%, significantly exceeding the optimal limit of 100%. The total workload of 299%, when distributed between only two employees, results in an average workload of 149,5% per person, indicating an excessive burden that affects work efficiency and quality The analysis shows that the total workload of 299% creates an imbalance when only handled by two employees. To address this issue, a simulation was conducted to determine the optimal number of workers. The result shows that if the workload is distributed among three employees, each would bear only 99,6% of the workload, which falls within acceptable limits. Therefore, adding one additional employees to the Packing division is considered an effective solution to balance the workload and ensure the continuity of the distribution process.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
Divisions: Sekolah Vokasi > Administrasi Logistik D3
Depositing User: PKL Sepuluh Sepuluh
Date Deposited: 26 May 2026 07:23
Last Modified: 26 May 2026 07:23
URI: http://eprints.ulbi.ac.id/id/eprint/3955

Actions (login required)

View Item View Item