PENERAPAN METODE HOSE OF RISK DALAM MITIGASI RISIKO PERSEDIAAN PADA WAREHOUSE DI PT GARAM COSMETIC INDONESIA (TA.15.26.034)

ZAHRA, LAKSITA HANINDYA (2026) PENERAPAN METODE HOSE OF RISK DALAM MITIGASI RISIKO PERSEDIAAN PADA WAREHOUSE DI PT GARAM COSMETIC INDONESIA (TA.15.26.034). Sarjana thesis, UNIVERSITAS LOGISTIK DAN BISNIS INTERNASIONAL.

[img] Text
Laksita Hanindya Zahra_182220125.pdf.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK Kerja praktik dilaksanakan di PT Fosroc Indonesia, sebuah perusahaan multinasional yang bergerak dalam penyediaan bahan kimia konstruksi khusus seperti concrete admixtures, protective coatings, industrial flooring, concrete repair, dan grouts. PT Fosroc Indonesia berdiri sejak 1989 yang merupakan bagian dari Fosroc International Ltd. dan berperan penting dalam mendukung industri konstruksi nasional melalui inovasi produk dan layanan. Pelaksanaan kerja praktik difokuskan pada divisi PPIC (Production Planning and Inventory Control), yaitu unit yang bertanggung jawab atas perencanaan produksi, pengelolaan persediaan, hingga koordinasi dengan divisi terkait seperti customer service, procurement, warehouse, produksi, dan logistik. Alur bisnis utama yang diamati mencakup penerimaan order dari customer service, evaluasi ketersediaan bahan baku, penyusunan jadwal produksi mingguan, penerbitan purchase application serta batch card melalui sistem ERP Microsoft Dynamics AX, hingga distribusi produk jadi ke pelanggan. Selama pelaksanaan kerja praktik menunjukkan adanya permasalahan terjadinya kondisi overstock dan stockout pada beberapa finished goods yang disebabkan oleh tingkat forecast accuracy yang masih berfluktuasi dan belum stabil dari nilai ketepatan forecast perusahaan yang memiliki target sebesar 15% untuk toleransi 20% dan target 30% untuk toleransi 50%, sehingga hasil forecast tidak sesuai dengan realisasi penjualan (actual). Tingkat forecast accuracy mengalami fluktuasi dan belum stabil selama beberapa periode. Ketidakakuratan ini dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal seperti keterlambatan proyek, kesalahan perhitungan kebutuhan material, serta kegagalan memenangkan tender. Sebagai langkah penyelesaian, perusahaan menerapkan solusi berupa forecast review meeting secara berkala. Mekanisme ini menekankan koordinasi lintas divisi dan evaluasi sistematis agar peramalan menjadi lebih stabil dan andal. Solusi yang diterapkan perusahaan menunjukkan bahwa peningkatan terjadi pada bulan Agustus, dengan forecast accuracy mencapai 15% (toleransi 20%) dan 30% (toleransi 50%), sesuai target perusahaan. Hal ini membuktikan bahwa evaluasi berkala dan koordinasi efektif mampu meningkatkan ketepatan peramalan, sehingga mendukung efisiensi perencanaan produksi dan pengendalian persediaan. Namun, perusahaan harus tetap menjaga kestabilan dari tingkat forecast accuracy untuk kedepannya. Kata kunci: forecast accuracy, PPIC, perencanaan produksi, pengendalian persediaan

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: School of Logistics and Transport > Manajemen Logistik S1
Depositing User: PKL SATU SATU
Date Deposited: 15 Jul 2026 02:25
Last Modified: 15 Jul 2026 02:25
URI: http://eprints.ulbi.ac.id/id/eprint/4122

Actions (login required)

View Item View Item