ANALISIS PERBEDAAN WAKTU SIMPAN GABAH TERHDAP TINGKAT DEFECT (MENIR) YANG DIHASILKAN PADA PROSES PRODUKSI BERAS (STUDI KASUS: CV JEMBAR UTAMA MAJALENGKA) (TA.15.26.039)

ROHMANNANDA, RAYHAN DWI (2026) ANALISIS PERBEDAAN WAKTU SIMPAN GABAH TERHDAP TINGKAT DEFECT (MENIR) YANG DIHASILKAN PADA PROSES PRODUKSI BERAS (STUDI KASUS: CV JEMBAR UTAMA MAJALENGKA) (TA.15.26.039). Sarjana thesis, UNIVERSITAS LOGISTIK DAN BISNIS INTERNASIONAL.

[img] Text
Rayhan Dwi Rohmannanda_182220047.pdf.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Kerja praktik ini dilaksanakan di Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Majalengka selama 35 hari, mulai 4 Agustus 2025 hingga 19 September 2025. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengamati secara langsung proses produksi getah pohon pinus, penyediaan sarana dan prasarana, serta keterkaitannya dengan manajemen logistik. Penempatan pada divisi Sarana Prasarana dan Produksi memberikan kesempatan bagi penulis untuk memahami pengecekan sarana dan prasarana, kebijakan K3L, prosedur penyadapan getah pohon pinus hingga distribusi getah pohon pinus ke pabrik getah terem (PGT). Metode yang digunakan adalah observasi, keterlibatan aktif dalam kegiatan penyadapan dan penyediaan sarana prasarana. Hasil pengamatan menunjukan bahwa proses bisnis perusahaan belum sesuai standar, dan ditemukan permasalahan di area gudang dan area penyadapan getah pohon pinus, yaitu gudang penyimpanan sarana dan prasarana tidak memilik standar operasional prosedur, barang tidak diberi label, kebijakan K3L tidak terimplementasikan dengan baik, dan penyimpangan standar operasional prosedur (SOP) penyadapan getah pohon pinus yang berdampak pada: (1) produktivitas pencarian barang, (2) efisiensi dan akurasi kerja, (3) kesehatan dan keselamatan kerja karyawan, serta (4) menurunnya kualitas getah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, perusahaan menerapkan beberapa solusi antara lain, penerapan disiplin K3L untuk meminimalisir penyadap yang tidak patuh dan dilakukan penindakan tegas, kemudian pengasawan penyadapan yang diawasi langsung setiap hari oleh mandor sadap dan pelaporan secara real time melalu whatsapp. Solusi ini telah diterapkan Perum Perhutani KPH Majalengka, dan penulis memberikan rekomendasi 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat dan Rajin) yang dapat digunakan didalam lingkungan gudang sarana dan prasarana yang mampu meningkatkan poduktivitas, efisiensi dan akurasi kerja. Kata kunci: Magang, Perhutani, KPH Majalengka, Getah Pinus, Sarana Prasarana, 5R, SOP, K3L.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: School of Logistics and Transport > Manajemen Logistik S1
Depositing User: PKL SATU SATU
Date Deposited: 15 Jul 2026 04:21
Last Modified: 15 Jul 2026 04:21
URI: http://eprints.ulbi.ac.id/id/eprint/4127

Actions (login required)

View Item View Item