ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS KECACATAN PRODUK KEMASAN KARUNG PLASTIK DENGAN METODE SIX SIGMA (Studi Kasus : PT Indokemas Sukses Makmur) (TA.16.18.24.104)

Nainggolan, Angelia Theresia (2024) ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS KECACATAN PRODUK KEMASAN KARUNG PLASTIK DENGAN METODE SIX SIGMA (Studi Kasus : PT Indokemas Sukses Makmur) (TA.16.18.24.104). Sarjana thesis, Universitas Logistik & Bisnis Internasional.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK PT Indokemas Sukses Makmur merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri pembuatan kemasan karung plastik. Dan proses produksi pembuatan meliputi pencampuran bahn baku, pembuatan benang plastik, perajutan, pemotongan dan penjahitan, pencetakan (printing), dan pengemasan (packing). Kecacatan keasan karungplastik yang terjadi pada PT Indokemas Sukses Makmur yaitu jahitan miring dan cetakan miring pada kemasan karung plastik. Hasil pengukuran tingkat kecacatan produk, menunjukkan Perusahaan PT Indokemas Sukses Makmur masih memiliki persentase produk cacat masih cukup tinggi yaitu 3% - 4% kecacatan produksi dan melebihi angka persentase maksimal kegagalan yang ditetapkan oleh perusahaan yaitu sebesar 2%. Untuk itu perlu peningkatan dan pengendalian kualitas, untuk mengurangi jumlah produksi kemasan karung plastik yang cacat tersebut. Pada penelitian ini akan dianalisa faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya produk cacat dengan menggunakan metode Six Sigma. Dengan metode Six Sigma didapatkan tindakan yang perlu dilakukan perbaikan agar produk cacat yang dihasilkan me njadi berkurang. Metode ini mencakup tahap Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control. Berdasarkan perhitungan nilai Sigma, rata-rata tingkat sigma 3,0536 dengan kemungkinan kerusakan sebesar 60.386.9537 yang artinya bahwa dari satu juta kesempatan (DPMO) yang ada maka terdapat 60.386.9537 kemungkinan proses produksi kemasan karung plastik menghasilkan produk cacat. Tahap analisis dihitung biaya kegagalan yang diperoleh dalam memproduksi kemasan karung plastik yang cacat. Menentukan faktor yang menyebabkan terjadinya kegagalan menggunakan diagram sebab akibat. Pada tahap Improve digunakan tools FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) yang membantu untuk mengetahui masalah potensial yang harus segera diatasi dengan cara menghitung nilai RPN (risk priority number). Setelah ditemukan penyebab kecacatan yang memiliki potensi paling tinggi maka akan diberikan usulan perbaikan untuk megurangi jumlah kecacatan proses produksi. Selanjutnya pada tahap kontrol memastikan bahwa perbaikan pada proses akan berjalan dengan baik dengan melakukan tindakan seperti pembuatan checklist untuk membantu karyawan mengingat langkah-langkah dalam mengatur mesin selama proses produksi, membuat scorecard untuk memonitor tingkat kinerja dan jumlah kecacatan dalam periode keperiode, perbaikan dan pengawasan Standard Operational Procedure (SOP) sebagai pedoman dalam bekerja baik secara tertulis ataupun tidak tertulis, dan meningkatkan frekuensi pemeriksaan dan perawatan mesin dan alat yang seringmenyebabkan kecacatan. Kata kunci: Pengendalian kualias, kemasan karung plastik, Six Sigma.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: School of Logistics and Transport > Manajemen Logistik S1
Depositing User: najla awalia p
Date Deposited: 22 Jun 2026 06:53
Last Modified: 22 Jun 2026 06:53
URI: http://eprints.ulbi.ac.id/id/eprint/3082

Actions (login required)

View Item View Item