ANALISIS KINERJA DIVISI PENGADAAN DI PT BIO FARMA (PERSERO) PASCA IMPLEMENTASI E-PROCUREMENT (TA.16.20.24.41)

Herawan, Fara Fadya (2024) ANALISIS KINERJA DIVISI PENGADAAN DI PT BIO FARMA (PERSERO) PASCA IMPLEMENTASI E-PROCUREMENT (TA.16.20.24.41). Sarjana thesis, Universitas Logistik & Bisnis Internasional.

Full text not available from this repository.

Abstract

Dalam era digital saat ini, E-Procurement telah menjadi kunci dalam meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam rantai pasok. Penerapan E- Procurement dalam konteks bisnis modern seperti PT Bio Farma Persero diharapkan dapat mengoptimalkan proses pengadaan, meningkatkan visibilitas atas pengeluaran, serta mempercepat respons terhadap kebutuhan pasar. Sebelum im- plementasi e-procurement, proses pengadaan didominasi oleh langkah-langkah manual yang kompleks dan rentan terhadap pemborosan waktu. Setelah implemen- tasi e-procurement, terjadi perubahan signifikan dalam efisiensi, transparansi, dan kualitas layanan Divisi Pengadaan. Proses pengadaan menjadi lebih terstruktur dan terotomatisasi, mengurangi langkah-langkah manual yang memakan waktu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan proses bisnis dan kinerja Di- visi Pengadaan di PT Bio Farma (Persero) sebelum dan sesudah implementasi e- procurement dan untuk menganalisis dampak dari adopsi E-Procurement terhadap kinerja Divisi Pengadaan dengan mengidentifikasi perubahan efisiensi waktu kerja. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis proses bisnis dengan Operation Process Chart dan peta aliran proses, lalu menggunakan Stopwatch Time Study untuk mengamati pengukuran waktu kerja dengan dilakukan selama 30 kali penga- matan untuk memastikan keakuratan data. Serta, mengkategorikan aktivitas pengadaan menjadi nilai tambah Value-Added (VA), Non-Value Added (NVA), dan Necessary Non-Value Added (NNVA). Selanjutnya, analisis dilakukan menggunakan Process Activity Mapping dan dipresentasikan dalam bentuk Value Stream Mapping (VSM). Hasil yang didapatkan dari metode VSM “As Is” adalah 11.160 menit, setelah dilakukan sebelum implementasi e-procurement selanjutnya, melakukan perhitungan metode VSM “To Be” didapatkan hasil perolehan adalah 3.840 menit. Dilihat dari perbandingan hasil kedua metode VSM As Is dan To Be didapatkan perbedaan waktu sekitar 7.320 menit. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan efisiensi sebesar 3,5% dalam waktu kerja antara sebelum dan setelah implementasi E-Procurement. Aktivitas yang teridentifikasi memberikan nilai tambah yang signifikan bagi proses pengadaan, menunjukkan manfaat positif dari adopsi teknologi E-Procurement dalam meningkatkan kinerja Divisi Pengadaan. Kata Kunci : E -Procurement, Pengadaan Barang/Jasa, Stopwatch Time Study, VSM

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: School of Logistics and Transport > Manajemen Logistik S1
Depositing User: najla awalia p
Date Deposited: 15 Jun 2026 05:19
Last Modified: 15 Jun 2026 05:19
URI: http://eprints.ulbi.ac.id/id/eprint/3091

Actions (login required)

View Item View Item