Panjaitan, Wynda Gerika Br (2026) Analisis Proses Quality Control di Area Packing Menggunakan Metode DMAIC di PT. XYZ (TA.15.26.011). Sarjana thesis, UNIVERSITAS LOGISTIK DAN BISNIS INTERNASIONAL.
|
Text
Wynda Gerika Br Panjaitan_182220085.pdf.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Bisnis Internasional ANALISIS PROSES QUALITY CONTROL DI AREA PACKING MENGGUNAKAN METODE DMAIC DI PT. XYZ Wynda Gerika Br Panjaitan Program Studi S-1 Manajemen Logistik, Sekolah Logistik dan Teknologi Universitas Logistik dan Bisnis Interasional ABSTRAK Proses packing merupakan tahap kritis dalam operasional logistik terutama bagi perusahaan Third Party Logistics (3PL) yang melayani sektor otomotif. Akurasi pengiriman menjadi penentu kepuasan pelanggan dan kepatuhan terhadap Service Level Agreement (SLA). Di PT. XYZ, perusahaan 3PL yang berlokasi di Cikarang Barat masih ditemukan berbagai jenis kecacatan di area packing seperti cacat label, barang tercampur, Delivery Note hilang, cacat kanban, barang tertukar, packing tidak sesuai seperti kemasan rusak dan ketidaksesuaian dokumen dengan aktual. Permasalahan ini tidak hanya berpotensi menyebabkan retur dan komplain, tetapi juga dapat mengganggu kelancaran produksi pelanggan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode DMAIC sebagai kerangka utama. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara dengan operator, picker, packer, checker, dan admin serta dokumentasi arsip selama periode Juni- Desember 2025 yang mencakup 48.800 unit pengiriman dan terdapat 902 unit cacat. Analisis data dilakukan menggunakan Diagram Pareto, Fishbone Diagram berbasis 4M + 1E (Man, Method, Material, Machine, Environment), P-Chart untuk menilai stabilitas proses, serta perhitungan Defect per Million Opportunity untuk menentukan level sigma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuh jenis kecacatan utama teridentifikasi, dengan cacat label (222 kasus) dan barang tercampur (158 kasus) sebagai yang paling dominan. Analisis p-Chart mengungkap bahwa kedua kecacatan tersebut melewati Batas Kendali Atas pada bulan Juli dan Agustus, membuktikan adanya variasi khusus (special cause variation) akibat tekanan volume tinggi dan desain proses yang lemah. Secara keseluruhan, proses mencapai DPMO = 4.586 (level sigma 4,1) dan DPU = 1,83%, yang lebih baik dari standar industri logistik Indonesia (2,5% atau 3σ), namun belum stabil dan belum memadai untuk standar pelanggan otomotif global. Berdasarkan analisis fishbone dan diagram Pareto, ditemukan bahwa akar permasalahan utama terletak pada aspek manusia, Lingkungan, Material, dan metode. Usulan perbaikan yang diberikan antara lain pelatihan karyawan, pembaruan SOP, melakukan pengecekan secara berkala. Implementasi strategi kontrol dilakukan untuk memastikan bahwa perbaikan yang telah dilakukan dapat terus dijalankan dan diawasi secara konsisten demi mencapai kualitas yang lebih baik dan berkelanjutan. Kata Kunci: DMAIC, area packing, kualitas, 3PL, cacat area packing
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management |
| Divisions: | School of Logistics and Transport > Manajemen Logistik S1 |
| Depositing User: | PKL SATU SATU |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 06:45 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 06:45 |
| URI: | http://eprints.ulbi.ac.id/id/eprint/4098 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
